Century Creation (Internasional) Co., Ltd

Prinsip Proses Vulkanisasi Karet

21-04-2020

  Istilah proses vulkanisasi (vulkanisasi) umumnya digunakan dalam industri karet dan menempati posisi penting dalam industri kimia karet. Vulkanisasi karet adalah proses yang mengasumsikan plastisitas antara molekul karet sebagai elastisitas dan stabilitas dimensi karet mentah melalui pengikatan silang kimia, untuk membuat karet vulkanisasi memiliki sifat fisik yang stabil dan rentang suhu aplikasi yang luas.

  Kemampuan reaksi berantai molekul antara vulkanisasi karet (pengikatan silang) tergantung pada strukturnya. Karet diena tak jenuh (mis. Karet alam, karet stirena-butadiena dan karet nitril) mengandung ikatan rangkap tak jenuh, yang rantai molekulnya membentuk ikatan silang antarmolekul dengan peroksida organik seperti sulfur dan resin fenolik melalui substitusi atau reaksi adisi. Karet jenuh umumnya memiliki energi radikal bebas tertentu, seperti ikatan silang peroksida organik dan radiasi energi tinggi. Karet yang mengandung gugus fungsi khusus (misalnya kloro-sulfonasi polietilen, dll.) Bereaksi silang dengan bentuk khusus dari bahan yang diberikan melalui berbagai gugus fungsi, misalnya, sulfonamida dalam karet dihubungkan silang melalui reaksi dengan oksida logam dan amina.

  Karet dililit oleh pemanasan, pendinginan dan pengerasan, yang tidak mudah dibentuk tetapi mudah dipakai, mudah larut dalam pelarut organik seperti bensin, memiliki ikatan rangkap dalam molekulnya yang mudah untuk reaksi adisi, dan mudah menua. Untuk meningkatkan kinerja produk karet, serangkaian pengolahan harus dilakukan pada karet mentah dalam produksi. Dalam kondisi tertentu, karet mentah dan zat vulkanisir karet mengalami reaksi kimia, untuk membentuk struktur makromolekul retikuler tiga dimensi dengan mengaitkan makromolekul dengan struktur linier, untuk membuat bahan karet memiliki sifat yang sangat baik seperti kekuatan tinggi, elastisitas tinggi, keausan tinggi resistensi, ketahanan korosi dan sejenisnya, yang pengolahannya disebut vulkanisasi karet.

  Pemrosesan vulkanisasi umumnya dibagi menjadi empat tahap: induksi vulkanisasi, pra-vulkanisasi, vulkanisasi normal dan vulkanisasi berlebihan. Untuk menyelesaikan reaksi ini, suhu vulkanisasi harus tercapai, dan kemudian lapisan insulasi karet dibiarkan menyelesaikan vulkanisasi dalam kisaran suhu.


Dapatkan harga terbaru? Kami akan merespons sesegera mungkin (dalam 12 jam)

Rahasia pribadi